Banten

Detik-Detik Penyelamatan Pekerja di Lantai 15 Saat Kebakaran Hebat Melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta

Abdurahman | 8 Agustus 2026, 12:28 WIB
Detik-Detik Penyelamatan Pekerja di Lantai 15 Saat Kebakaran Hebat Melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta
Proses pemadaman Gedung Bapenda DKI Jakarta saat kebakaran pada Jumat, 7 Agustus 2026. (Threads/trippynout)

AKURAT BANTEN— Kepanikan luar biasa pecah di kawasan Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, ketika Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta mendadak dilalap si jago merah pada Jumat (7/8/2026) malam.

Di tengah kepulan asap pekat yang membubung tinggi dan mencekamnya malam itu, sebuah drama penyelamatan menegangkan terjadi demi menyelamatkan nyawa seorang pekerja yang terjebak di lantai tinggi bangunan.

Peristiwa yang mulai dilaporkan sekitar pukul 21.30 WIB ini tidak hanya menghanguskan area perkantoran, tetapi juga menyisakan kisah heroisme petugas di garis depan.

Baca Juga: Prediksi Perang Bintang di GBK! Ujian Mahakuasa Xabi Alonso dan Ambisi Kebangkitan AC Milan di Jakarta

6 Lantai Terdampak, Titik Awal Api dari Area Renovasi

Kebakaran besar ini dengan cepat merambat dan berdampak parah pada enam lantai sekaligus, yakni mulai dari lantai 11 hingga lantai 16.

Besarnya kobaran api membuat situasi di sekitar lokasi langsung dikerumuni warga dan pengguna jalan yang terkejut.

Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11 di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi, ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, kepada awak media di lokasi kejadian, Sabtu (8/8/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kepastian mengenai sumber utama dan penyebab pasti kebakaran masih harus menunggu hasil investigasi mendalam yang dilakukan oleh Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama keterangan para saksi.

Baca Juga: Resmi Tinggalkan Eropa! Casemiro Bikin Gempar MLS Usai Pilih Berlabuh di Klub Inter Miami

Drama Penyelamatan Dramatis di Lantai 15

Fokus utama operasi penyelamatan malam itu langsung diarahkan pada evakuasi korban jiwa.

Di tengah situasi yang mempertaruhkan nyawa, petugas dihadapkan pada tantangan berat karena posisi korban berada di lantai atas.

Seorang pekerja pria dilaporkan terjebak di lantai 15, titik yang juga ikut dilalap api.

Dengan keberanian tinggi, tim penyelamat berpacu dengan waktu untuk menjangkau korban sebelum terlambat.

Kami berhasil mengevakuasi satu orang pekerja sepertinya, itu dari lantai 15. Tadi terinfo satu di lantai 15 dan kami sudah evakuasi dan sekarang sudah dibawa ke rumah sakit, alhamdulillah saturasinya bagus, ungkap Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, saat memberikan keterangan di lokasi.

Keberhasilan evakuasi dramatis ini langsung membawa secercah kelegaan di tengah ketegangan insiden yang mengancam keselamatan para pekerja lembur atau penjaga malam di gedung tersebut.

Baca Juga: Jangan Sampai Menyesal! Ini Link Live Streaming Dan Jadwal Resmi Chelsea vs AC Milan di Jakarta

Pengerahan 30 Mobil Damkar dan 3 Unit Bronto Skylift

Untuk menjinakkan amukan api di gedung bertingkat tinggi ini, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan kekuatan penuh.

Sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dan 180 personel diterjunkan secara serentak.

Mengingat lokasi kebakaran berada di lantai atas, Gulkarmat mengerahkan 3 unit mobil khusus Bronto Skylift untuk menjangkau titik api dari luar gedung.

Jadi situasi pagi hari ini proses pendinginan. Jadi kita lakukan overhaul, penyisiran titik-titik hawa panas yang masih ada, jangan sampai terlewat nanti timbul penyalaan kembali, jelas anggota Gulkarmat Sudin Jakarta Pusat, Karnawan, Sabtu pagi.

Hingga Sabtu siang, petugas masih menyiagakan armada untuk memastikan seluruh bara api di dalam gedung benar-benar padam total dan situasi dinyatakan aman dari potensi re-ignite atau penyalaan kembali.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman